Perbandingan Antara Robot Trading dan Broker

Ada trader yang lebih mempercayai Robot Trading daripada broker. Tapi ada juga trader yang lebih meyakini broker daripada mesin. Anda pun mungkin sedang bimbang antara melakukan trading dengan bantuan broker atau menggunakan robot, bukan? Itulah sebabnya Anda mencari tahu, mana yang lebih aman di antara dua pilihan tersebut. Sebenarnya, setiap pilihan memiliki kelemahan dan keunggulan.

Selalu pelajari setiap pilihan yang ada dan Anda akan berhasil membuat keputusan yang tepat. Sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa broker atau membeli robot untuk trading, perhatikan perbandingan kedua pilihan tersebut. Hal ini akan membantu Anda membandingkan, pilihan mana yang lebih aman bagi aset Anda dan lebih nyaman bagi diri Anda sendiri.

Trading Forex Autopilot dengan Robot atau Menggunakan Jasa Broker?

1. Pilihan strategi

Dibutuhkan strategi untuk mendapatkan lebih banyak profit. Sayangnya, robot forex tidak memiliki kesanggupan untuk menentukan strategi yang jitu. Robot forex akan melakukan perintah yang diberikan tanpa melakukan improvisasi seandainya kondisi pasar berubah. Broker tentunya memiliki kemampuan yang tidak dimiliki oleh robot dalam menyesuaikan strategi trading.

2. Kelancaran dalam trading

Setiap trader pasti menginginkan trading tanpa gangguan. Sayangnya, robot forex bisa saja mengalami error. Crash yang terjadi pada komputer, padamnya listrik, dan gangguan lain juga bisa mengakibatkan gagalnya trading. Hal ini bisa diantisipasi, bahkan dihindari dengan menggunakan jasa ahli: para broker yang terpercaya.

3. Penggunaan intuisi dalam pelaksanaan trading

Meskipun trader dilarang menggunakan perasaan ketika melakukan trading, keterlibatan intuisi tidak terhindarkan terutama ketika sebuah strategi tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Trader diwajibkan mengambil keputusan dalam waktu singkat. Robot Trading Forex tidak memiliki intuisi yang manusia miliki, dengan demikian Anda tidak bisa sepenuhnya bergantung pada robot.

4. Manuver keputusan yang telah dibuat

Ketika menggunakan Robot Trading, trader harus menentukan parameter trading sebelum memilih posisi dalam pasar. Ketika semua kriteria telah dimasukkan, trading mulai berjalan otomatis dan trader tidak lagi punya kesempatan untuk membuat penyesuaian. Robot tidak boleh diutak-atik selama berjalannya proses trading atau Anda bisa kehilangan aset.

5. Menggunakan broker dan Robot Trading Forex

Ada pula broker yang menggunakan robot untuk mempermudah memperoleh profit. Tetapi beberapa broker mungkin tidak menyetujui metode ini. Semuanya bergantung Anda, apakah Anda akan melakukan trading sendiri menggunakan robot, meminta bantuan broker yang juga menggunakan robot, atau hanya menyewa jasa broker tanpa robot. Putuskan dengan bijak.

Buat List Sebelum Berburu Robot Terbaik

Jika Anda memutuskan untuk mencari Trading Forex Autopilot, jangan lupa untuk mengecek ulang daftar di bawah ini.

1. Analisis apa yang Anda butuhkan

Apakah Anda akan sepenuhnya menyerahkan proses trading pada robot? Seberapa sering kurang lebih Anda bisa melaksanakan intervensi manual? Apakah Anda lebih nyaman dengan gaya trading long-term atau short-term? Mampukah Anda bersabar menunggu robot membuka dan menutup posisi? Dengan mengetahui apa yang Anda kehendaki, Anda bisa memilih robot yang tepat.

2. Cek performa dan kemampuan robot

Analisis kinerja robot yang Anda kehendaki dengan menggunakan setidaknya dua metode: forward test dan back test. Pastikan Anda meneliti tingkat drawdown atau kerugian beruntun, keuntungan, statistik trading per hari, rata-rata loss, rata-rata win, dan win trade percentage.

Ada banyak robot menanti trader seperti Anda di luar sana. Tapi hanya beberapa dari seluruh robot tersebut yang akan benar-benar membantu Anda memenangkan profit sesuai yang Anda targetkan. Pilih yang benar-benar bisa diandalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *